Tips Mengatasi Kebiasaan Mendengkur Saat Tidur

Apa itu Mendengkur? Mendengkur adalah bunyi berisik saat bernafas, di mana sebagian dari saluran pernafasan atas tersumbat. Ini terjadi ketika ada pembatasan pada aliran udara di dalam saluran pernafasan di bagian belakang mulut dan hidung.

Suara itu dikeluarkan ketika jaringan di bagian atas saluran pernafasan bergesekan dan bergetar di antara satu sama lain. Mendengkur bertambah sering seiring bertambahnya umur dan biasanya tidak membahayakan.

Penyebab Tidur Mendengkur
  1. Jaringan tenggorokan yang besar dan tebal. Anak yang memiliki amandel dan jaringan adenoid yang membengkak akan sering mendengkur. Orang yang berat badannya berlebih serta memiliki leher yang pendek dan besar akan mudah mendengkur.
  2. Lemah otot-otot pada lidah, langit-langit lunak dan tenggorokan. Ketika otot tidak tegang akibat alkohol atau obat yang menyebabkan otot lemah, lidah akan tertolak ke belakang, menutupi aliran udara atau otot tenggorokan tertarik masuk ke dalam tenggorokan dan menghalangi saluran pernafasan atas. Juga terjadi selama waktu tidur yang nyenyak.
  3. Saluran pernafasan tersumbat. Hidung yang tersumbat dan sukar bernapas menyebabkan individu lebih sering menyedot udara untuk bernapas. Ini mengakibatkan ruang vakum yang berlebihan di dalam tenggorokan, dan mengakibatkan jaringan tenggorokan yang lembut tertarik ke dalam dan menyebabkan dengkuran.
  4. Langit-langit lunak dan uvula (anak tenggorokan) yang panjang. Uvula yang panjang akan mengecilkan rongga buka dari hidung ke tenggorokan. Getaran yang berlebihan dari jaringan ini akan mengakibatkan dengkuran yang keras.
  5. Batang hidung yang bengkok, infeksi sinus, dan polip.

Komplikasi
Mendengkur, dapat juga mendatangkan masalah tidur yang serius yang disebut sleep apnea mana seseorang berhenti bernapas lebih dari 10 detik sesaat sewaktu tidur. Sleep apnea bisa membahayakan diri dan membutuhkan perawatan selanjutnya.

Perawatan Mendengkur yang parah adalah mereka yang mendengkur pada setiap posisi atau mengganggu orang lain, harus mencari nasihat medis untuk memastikan kondisi itu bukanlah masalah sleep apnea.

Spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) akan memeriksa hidung, mulut, tenggorokan, langit-langit mulut dan leher mendengkur. Ulasan saat tidur yang dilakukan di dalam laboratorium tidur perlu untuk mengidentifikasi tingkat keseriusan dengkuran dan efek kesehatan pada mendengkur tersebut.

Perawatan Untuk Dengkur Pengobatan tergantung pada diagnosis yang dibuat. Pemeriksaan akan menunjukkan dengkur adalah disebabkan oleh alergi hidung, infeksi, cacat atau masalah tonsil dan adenoid. Pengobatan diberikan berdasarkan alasan yang diidentifikasi.

Tips Mengatasi Kebiasaan Mendengkur Saat Tidur
  1. Kurangi konsumsi alkohol atau obat yang memiliki efek mengantuk pada waktu tidur
  2. Hindari mengkonsumsi tranquilizer, pil tidur dan antihistamina sebelum tidur
  3. Kurangi berat badan jika Anda mengalami masalah kegemukan
  4. Hindari konsumsi alkohol setidaknya 4 jam dan mengambil makanan berat atau ringan dalam waktu 3 jam, sebelum istirahat
  5. Utamakan posisi tidur miring ke kanan dari posisi terlentang
  6. Tinggikan kepala tempat tidur Anda sekitar 4 inci ke atas sehingga posisi kepala lebih tinggi dan lidah tidak tertolak ke belakang
  7. Biasakan untuk tidur pada waktu yang tetap setiap harinya
Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua yang mungkin mempunyai kebiasaan mendengkur saat tidur dan ingin menghilangkan kebiasaan tersebut.

Salam Blogger.

Comments

Popular posts from this blog

5 Mitos Diet Yang Ternyata Menggemukkan

Manfaat dan Khasiat Daun Sirsak

7 Cara Ampuh Memutihkan Gigi

Cara Mudah Mengecilkan Perut, Paha dan Lengan

Bosan Jadi Blogger

Inilah Rahasia Diet Berdasarkan Jenis Darah

5 Pelajaran Yang Perlu Diterapkan Blogger